Bola Online Catatan Dari Laga Indonesia Kontra Laos

Catatan Dari Laga Indonesia Kontra Laos

Catatan Dari Laga Indonesia Kontra Laos

Bola Online – Garuda Jaya berpesta saat menjamu Laos U-19 di pertandingan perdana Kualifikasi Piala AFC U-19 dengan mencetak empat gol dari Laos. Bermain dengan kekuatan yang terbaik, Indonesia sempat kesulitan untuk mengatasi permainan cepat Laos di awal laga. Tapi gol Mukhlis Hadi di menit yang ke 10 bisa membuat pemain Garuda Jaya melepas beban serta mulai tampil dengan karakter mereka yang asli. Ada beberapa peristiwa yang membuat pertandingan ini semakin seru serta melibatkan pemain dari kedua tim tersebut. Tapi sepertinya peristiwa itu tidak berpihak pada tim Laos. Peristiwa yang pertama yaitu kartu merah yang diterima oleh Phithack Kongmathilath. Pemain tersebut diusir keluar lapangan sesudah melakukan pelanggaran yang keras pada Mahdi Fahri Albaar.

Peristiwa lain yang menarik juga tidak berpihak pada tim tamu. Penggawa Laos melakukan tindakan bodoh ketika melakukan tendangan bebas ketika wasit belum meniup peluit. Hasilnya, Xouxana Sihalath yang sebelumnya sudah mendapat kartu kuning harus memperoleh kartu merah. Keluarnya dua pemain Laos tersebut bisa jadi menjadi salah satu faktor bagi Indonesia untuk mencetak gol tambahan. Mukhlis Hadi Ning Syaifulloh mencetak dua gol dan namanya patut untuk mendapatkan apresiasi lebih. Bergerak tanpa bola, akhir yang gemilang, kecepatan dan berani untuk berduel sebagai striker tunggal menjadi kelebihan yang dia miliki. Hansamu Yama Pranata merupakan salah satu kunci pertahanan kokoh Timnas Indonesia. Dia pandai untuk membaca permainan lawan serta bisa mengancam gawang lawan melalui sundulan merupakan kelebihan pemain yang lahir 16 Januari 1995 ini. Kelebihannya itu dia tunjukkan ketika melawan Laos.

Evan Dimas memang bisa mencetak satu gol, tapi penampilannya masih jauh dari apa yang dia perlihatkan ketika Piala AFF beberapa waktu yang lalu. Paga pertandingan tersebut, Evan Dimas beberapa kali sering telat dalam mengambil keputusan serta passingnya yang kurang akurat. Sementara itu Maldini yang diharapkan menjadi motor serangan di sebelah kanan Indonesia justru gagal untuk menampilkan permainan terbaiknya seperti ketika Piala AFF yang lalu. Dia beberapa kali tidak bisa keluar dari kawalan pemain Laos. Maldini juga sering terlalu lama membawa bola yang membuat serangan Indonesia jadi tidak efektif.

Dengan unggul dua pemain terlihat jelas jika Indonesia belum bisa memperlihatkan penyelesaian mantapnya. Walaupun mencetak empat gol, tapi Garuda Jaya seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol jika penyelesaian Ilham Udin dkk jauh lebih tajam. Walaupun hampir menguasai penuh jalannya laga, tapi serangan kejutan dari Laos beberapa kali bisa menembus barisan pertahanan Indonesia. Satu pemain yang sepertinya akan selalu dikenang sesudah pertandingan ini usai adalah kiper Laos yaitu Bounpaseuth Niphavong. Walaupun tampil bagus untuk menahan gempuran dari pemain Garuda Jaya, tapi empat gol yang membobol gawangnya dipastikan akan jadi kenangan untuk Bounpaseuth Niphavong. Bola Online