Bola Online Financial Fairplay Dan Dampaknya

Financial Fairplay Dan Dampaknya

Financial Fairplay Dan Dampaknya

Bola Online – Isu ini harus dicari jalan keluarnya oleh semua klub Italia karena FFP sudah berkalan dan mereka tetap memiliki kepentingan untuk menaikkan koefisien Serie A dalam pertandingan yang dihelat dalam bendera UEFA. Memang pada tahun 2010 Inter meraih kesuksesan di lapangan, meskipun akhirnya mereka harus membayar mahal kesuksesan tersebut.

Inter harus membayar mahal kontrak Mourinho serta harus membeli pemain dengan nominal yang tak sedikit. Namun sepeninggal Mourinho, Inter terkena getahnya. Mereka akhirnya harus merugi dan harus menjual pemain bintangnya, contohnya adalah Thiago Motta yang juga dibeli PSG. Ini terjadi karena penghasilan yang Inter terima – meski meraih treble winners – tak sebanding dengan pendapatan mereka. Kehilangan Eto’o dan Motta adalah alasan yang sama hingga mereka sampai saat ini tak bisa mendatangkan pemain dengan caliber serupa. Apalagi Inter musim depan gagal tampil di Eropa, yang bisa menurunkan pendapatan mereka.

Satu-satunya klub Italia yang berada dalam neraca keuangan positif adalah Juventus, yang memiliki stadion baru dan dimiliki sendiri. Selain itu, kehadiran Antonio Conte yang telah membawa kejayaan di lapangan Juventus kembali serta kecerdasan Marotta dalam membeli pemain dengan harga murah – dibawah 20 juta pounds – adalah bukti kecermatan kebijakan financial Juventus. Bagi klub lain, strategi yang dilakukan Juventus bisa mereka coba. Mereka harus memiliki stadion sendiri hingga bisa mengandalkan pemasukan dari sana. Selain itu dengan jarangnya pemain bintang yang ada, mereka bisa memaksimalkan talenta muda yang ada di akademi. Ini adalah salah satu faktor yang disyukuri oleh insane persepakbolaan Italia.

Keberhasilan timnas Italia di level junior dan senior dalam dua tahun terakhir tercapai karena seringnya bakat-bakat muda mendapat kesempatan tampil di Serie A. sesuatu yang jarang kita lihat saat liga italia terdapat banyak bintang. Financial fairplay jelas membawa kerugian bagi pihak klub sepak bola Italia, bisakah sepak bola Italia bertahan dari masalah ini?. Liga Italia sudah kehilangan pamornya sejak kasus pengaturan skor yang dibuat oleh klub-klub elit Italia, sudah tidak banyak penikmat sepak bola yang menyaksikan liga Italia. Dampak tersebut terlihat sangat jelas dengan jumlah penonton yang menghadiri pertandingan yang dilakukan diliga Italia, klub-klub Italia perlahan kehilangan para pengemar setia mereka yang mendukung mereka baik secara langsung atau tidak. Sampai kapankah hal ini akan berlangsung? Kita akan terus menyaksikan perkembangan dari sepak bola Italia yang dulu pernah menjadi raja liga sepak bola. Bola Online