Bola Online Pemecatan Di Canio Terburu-Buru

Pemecatan Di Canio Terburu-Buru

Pemecatan Di Canio Terburu-Buru

Bola Online – Ondrej Celustka mempercayai bahwa keputusan untuk memecat pelatih Paolo Di Canio dinilai terlalu cepat dan ia sangat sedih untuk melihat kepergian manajer yang membawanya ke Sunderland. Di Canio datang ke Sunderland pada akhir musim lalu dan berhasil membantu Sunderland keluar dari ancaman degradasi, sebelum ia membawa beberapa pemain baru sepanjang musim panas. Meskipun begitu, the Black Cats melakukan start yang buruk di awal musim dan Di Canio harus di depak oleh petinggi klub menyusul kekalahan 3-0 atas West Bromwich Albion yang meninggalkan mereka dalam posisi di dasar klasemen Premier League setelah hanya mencatatkan satu poin dari lima pertandingan.

Pemain bertahan Celustka, merupakan salah satu pemain yang di datangkan Di Canio, mengatakan bahwa ia mengerti mengapa pihak klub perlu beraksi untuk menangani periode buruk ini namun tidak menutup simpati yang ingin ia berikan kepada pria Italia tersebut dan ia berkata kepada media setempat bahwa tim yang terdiri dari sekumpulan pemain baru tersebut perlu untuk diberikan waktu sedikit untuk lebih padu. “Sejujurnya, saya sangat puas karena saya telah diberikan kesempatan untuk bermain sejak awal dan saya telah bermain pada lima laga awal,” Celustka berkata kepada CTK.

“Saya sangat senang dengan pengalaman baru yang saya dapatkan dan itu merupakan panggilan yang sangat berarti untuk saya. Bagaimanapun, saya tentu kecewa dengan performa tim di awal musim. Dan secara tidak menguntungkan, Paolo Di Canio harus membayar mahal hasil tersebut. “Dalam opini saya keputusan itu terlalu cepat untuk diambil karena saat ini ia telah dihadapkan pada situasi membangun tim dan dengan 14 pemain baru di musim panas, termasuk saya, tentu dibutuhkan sedikit waktu lebih untuk memberikan performa yang diinginkan. “Di sisi lain, untuk mengoleksi satu poin dari lima pertandingan tentu bukan sesuatu yang bagus, jadi Roberto De Fanti (Direktur klub) mendapatkan tekanan dari para pendukung untuk memecat Paolo.”

Sebuah laporan mengatakan bahwa beberapa pemain senior dipercaya memiliki peranan untuk memecat mantan pemain West Ham tersebut namun Celstka, sementara ia mengakui bahwa metode yang digunakan Di Canio terhadap tim sangat “tidak biasa”, ia mengatakan tidak mengetahui hal tersebut. Salah satu metode yang dianggap unik oleh Celustka adalah ketika para pemain dilarang untuk menggunakan telepon seluler di ruang ganti, ataupun hanya mendengarkan musik. Namun ia menegaskan bahwa ia tidak memiliki masalah dengan aturan tersebut, meskipun tidak menutup pemain lain tidak akan menyetujui hal yang serupa. Celustka mengatakan bahwa ia menghormati aturan yang diberlakukan tersebut dan ingin memberikan terima kasihnya karena telah diberikan kepercayaan telah tampil sebagai starter sepanjang musim ini dibawah arahan Paolo Di Canio. Celustka menegaskan bahwa saat ini timnya tengah mendapati tanda-tanda kebangkitan dalam tim mereka dan ia berharap bahwa hasil positif akan segera datang. Bola Online