Cardiff City Resmi Pinang Legenda United

Cardiff City Resmi Pinang Legenda United

Cardiff City Resmi Pinang Legenda United

Klub Liga Premier Cardiff City sukses mendapatkan pelatih baru di awal tahun 2014. Setelah sukses mendepak Malky Mackay pada Desember lalu, Vincent Tan kini memperkenalkan sosok yang tidak asing bagi Liga Premier, Ole Gunnar Solskjaer, yang sudah diajak olehnya saat menyaksikan kekalahan 2-0 dari Liverpool di Tahun Baru kemarin. Mantan ujung tombak Manchester United dan pelatih Molfe itu melengkapi proses kedatangannya pada Kamis pagi, setelah memperoleh jaminan sepenuhnya dari pimpinan klub Mehmet Dalman, untuk posisi utama di kursi kepelatihan. Ia mengatakan: “Saya sangat beruntung bisa kembali ke Liga Premier. Saya sudah berbicara dengan pihak keluarga mengenai kesempatan ini dan tentu saja peluang yang sangat hebat.”

Solskjaer bergabung dengan status ‘perputaran kontrak’, namun dikabarkan pada awal pekan ini bahwa ia telah terlebih dulu menerima lamaran dari Vincent Tan, setelah hubungan yang tidak harmonis lagi antara Tan dengan Mackay. Konon juga berhembus kabar kalau mantan pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson sempat memintanya untuk menolak tawaran dari Cardiff, namun pelatih berusia 40 tahun itu menegaskan bahwa pria asal Skotlandia itu memang sempat memberitahukannya seperti itu, dan telah menghubunginya agar mendapatkan posisi yang lebih baik. “Ia memberikan ucapan selamat kepada saya dan memberikan sebuah saran dan masukan yang sangat berharga. Saya juga melakukan pembicaraan penting dengannya.

“Tentu semua yang diberitakan itu palsu (bahwa ia menyuruh saya untuk menolak Cardiff).” Solskjaer pribadi menegaskan kalau dirinya tidak ada permasalahan untuk bekerja dengan Vincent Tan, meski menyaksikan kekalahan timnya dengan skor 2-0 dari kubu tuan rumah bersama dengan pengusaha asal Malaysia dan pimpinan klub Mehmet Dalman. Ia mengatakan: “Saya menjalani pembicaraan cukup menarik dengan Mehmet dan pemilik, karena pemahaman bahasa kami sangat baik. “Saya siap membuka mata dan ingin setiap pemain merasa bangga dengan pencapaian sejauh ini di atas lapangan. “Saya akan meminta perhatian dari pemain-pemain saya untuk tampil 100 persen, karena saya mengingat hubungan yang kurang baik antara pelatih dan mantan kapten Manchester United, Roy Keane. Kami bisa memaafkan selama kami menikmati setiap permainan di Liga Premier.

“Saya merasa bahwa diri ini siap untuk kembali ke Inggris dan saya ingin bertahan untuk jangka waktu yang cukup lama bila diperkenankan, ya, jangka panjang yang sangat saya dambakan.” Solskjaer juga melontarkan pujian terhadap dua pelatih sebelumnya di Cardiff City; Dave Jones dan Malky Mackay. Ia mengatakan: “Kedua pelatih itu yang membuat klub ini menjadi stabil seperti saat ini. Dave Jones menghantarkan Cardiff ke partai final piala liga, dan kemudian Malky membawa mereka ke putaran final yang lain. “Kedua sosok itu tentu saja tidak mudah untuk ditiru kesuksesannya, namun saya sangat beruntung dengan peninggalannya yang sangat baik dengan komposisi terbaik di dalam skuad.” Solskjaer meninggalkan klub Molde, setelah menganugerahi dua gelar domestik dan piala bagi klub tersebut.

Dalman menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki keraguan dalam diri Solskjaer, yang dianggap bakal memberikan perubahan besar dalam karir kepelatihannya di Liga Premier. “Ia bermain dan menjadi pemenang di tingkat tinggi saat masih berkarir sebagai pesepakbola dan catatan kesuksesannya di Norwegia juga menjadi perhatian kami,” ungkapnya. Ia bergabung dengan kami, untuk membuktikan kapasitasnya dan kepada Cardiff. Saya sama sekali tidak meragukannya sejak kehadirannya di sini, dan saya merasa kami akan meraih kesuksesan.”