Dua Hal Yang Mencolok Dari United Melawan Fulham

Dua Hal Yang Mencolok Dari United Melawan Fulham

Dua Hal Yang Mencolok Dari United Melawan Fulham

Dua Hal Yang Mencolok Dari United Melawan Fulham – Dua observasi sederhana dan kilat dari hasil pertandingan di Old Trafford antara Manchester United dan Fulham memberikan hasil ini. 1. masalah Manchester United adalah diri mereka sendiri

Dua Hal Yang Mencolok Dari United Melawan Fulham – Kesabaran semakin bertambah tipis di Old Trafford. Manchester United melakukan penghancuran dirinya sendiri dari hari ke hari. Kendati mereka bisa mengambil alih kedudukan dan mengejar ketertinggalan dari semula 1-0 menjadi 2-1, kelengahan di menit-menit akhir – dan bukan pertama kalinya – kembali membuat Manchester United harus kehilangan poin akibat kebobolan di menit ke 94. Darren Bent mencetak gol penyama kedudukan dan membawa kerugian lebih besar untuk Manchester United daripada keuntungannya pada Fulham. Sekali lagi, Old Trafford kecewa karena hasil pertandingan yang tak masuk akal. Di tahun 2014 yang sangat menyedihkan, mereka sedang menjalani periode terburuk, setelah disingkirkan Swansea dari Piala FA serta kegagalan mengkonversi penalti dengan baik di semifinal Piala Liga. Mungkin kerumunan suporter di Old Trafford bisa saja tidak sabar dengan David Moyes.

Dua Hal Yang Mencolok Dari United Melawan Fulham – Pertandingan tersebut juga merupakan hari buruk bagi Nemanja Vidic – yang memutuskan untuk hengkang diakhir musim. Vidic bertanggung jawab atas gol pertama dan penyama kedudukan Fulham. Dua poin yang gagal diraih, membuat United semakin tertinggal dari peringkat keempat Liverpiil.

2. Ketergantungan terhadap umpan silang yang tak masuk akal dari David Moyes

Dua Hal Yang Mencolok Dari United Melawan Fulham – frekuensi kritik terhadap taktik Moyes selama di Manchester United adalah ketergantungannya pada umpan silang dan kegagalan untuk mengkreasikan peluang di tengah lapangan. Jika pembelian Juan Mata adalah pengakuan terhadap lemahnya kreativitas di lini tengah mereka, maka penempatan Mata di posisi yang lebih kreatif di tengah lapangan sebagai nomor 10 adalah jawaban yang tepat. Moyes malah menjadikan Mata sebagai pemain yang melakukan tugas yang sama dengan Ashley Young dan Rafael da Silva. Mereka berdua merupakan penyedia umpan silang terbanyak pada pertandingan tersebut. Moyes dengan keras kepala mengintruksikan skuadnya untuk melakukan umpan silang. Dan umpan silang lebih banyak. Penerapan taktik tersebut sebenarnya kurang logis karena Fulham memiliki bek tengah tinggi besar dalam sosok Dan Burn, terutama Fulham juga bertahan dengan dalam dan rapat.

Dua Hal Yang Mencolok Dari United Melawan Fulham – Manchester United juga tak memiliki striker seperti Alan Shearer atau Van Nistelrooy yang dapat mencetak gol dari sedikit kesempatan umpan silang. Tentu saja Rene Meulensteen sangat menyukai pendekatan Moyes tersebut, dia malah membiarkan United menguasai sayap pertahanannya, dia pasti tahu dengan baik bahwa susunan pemain yang rapat di kotak penaltinya tak akan bisa ditembus oleh umpan silang asal-asalan dari pemain Manchester United. Secara total dalam pertandingan tersebut Manchester United melepaskan 82 umpan silang dan hanya 18 tepat sasaran.