Januzaj Ingin Tinggal Lama Di Old Trafford

Januzaj Ingin Tinggal Lama Di Old Trafford

Januzaj Ingin Tinggal Lama Di Old Trafford

Bintang masa depan Manchester United Adnan Januzaj bertekad untuk tetap bertahan di Old Trafford. Walau baru meneken perpanjangan kontrak dalam beberapa periode belakangan ini, namun ia sudah menunjukkan rasa komitmennya lebih jauh lagi bersama skuad asuhan David Moyes. Tidak segan-segan Januzaj mampu menembus posisi di tim utama pada musim ini berkat pelatih David Moyes, yang memang memiliki hubungan lebih baik dengan pemain-pemain hasil binaan tim akademi, setelah sebelumnya ia tunjukkan ketika masih berada di Everton dan melahirkan bakat Wayne Rooney kala itu. Bahkan dalam periode satu bulan yang memasuki masa-masa sulit di Old Trafford, pelatih David Moyes dengan berani menurunkan seorang pemain yang tidak memiliki hak kewarganegaraan untuk membela tim nasional,  meski dilahirkan di Belgia, namun sang ayah enggan mengemis kepada pelatih Marc Wilmots untuk menyertakan anaknya ke Piala Dunia 2014 mendatang di Brasil.

Gelandang sayap berusia 18 tahun ini menandatangani kontrak kerja yang baru selama lima tahun di Old Trafford dan tampil untuk perdana di pertandingan Liga Champions saat menaklukkan Shakhtar Donetsk pada pertengahan pekan kemarin. Walaupun permasalahan Manchester United sejauh ini belum menemukan hasil terbaik, namun Januzaj sudah memiliki ancang-ancang untuk tetap bertahan di klub tersebut untuk jangka waktu yang cukup lama. “Salah satu pokok utama saya adalah mendapatkan kontrak dengan Manchester United, yang sejauh ini sudah saya peroleh,” ungkap Januzaj. “Ini merupakan pilihan utama saya dan saya telah mengamankan masa depan saya bersama-sama dengan mereka. Saya bahagia berada di klub ini. Jika saya diberikan kesempatan hidup untuk jangka waktu yang cukup lama, mungkin saya akan menghabiskan karir di tempat ini.”

Pelatih David Moyes memberikan kesempatan kepada Adnan Januzaj untuk tampil lebih melebar pada era kepemimpinannya, meski ia sama sekali tidak memiliki permasalahan akan hal itu. “Salah satu posisi utama yang saya inginkan adalah bermain tepat di belakang nomor 10,” harap sang gelandang muda. “Saya terbiasa untuk bermain di posisi itu ketika masih remaja. Memang saya bisa beroperasi di sektor sayap dan saya akan selalu melakukan segenap kemampuan terbaik yang saya miliki. Bahkan bila saya dibutuhkan untuk mengisi posisi sebagai bek kiri dalam keadaan darurat, saya siap. “Tetapi posisi sebagai gelandang pengatur serangan merupakan sesuatu hal yang saya inginkan.” Untuk saat ini mungkin prioritas utama yang diinginkannya adalah kesempatan untuk bermain terlebih dulu.

Mencetak dua gol dari pertandingan pertamanya di Liga Premier tentu sangat mengejutkan sejumlah pihak saat menghadapi Sunderland pada Oktober lalu, dan ini bukan sesuatu langkah buruk untuk menarik perhatian kubu Old Trafford. Kendati demikian, Januzaj memahami bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan oehnya, terlebih bila ingin meningkatkan sebuah standar permainan dan tujuan dalam karir persepakbolaannya. Kedua orang tua saya selalu mengatakan bahwa saya harus tetap merendah dan terus bekerja keras dan menunjukkan hal itu untuk diri saya sendiri dan jika saya bisa, maka bukan tidak mungkin suatu hari nanti saya menjadi pemain terbaik di dunia.”