Moyes Harus Mengundurkan Diri Jika Finish Diluar Empat Besar

Moyes Harus Mengundurkan Diri Jika Finish Diluar Empat Besar

Moyes Harus Mengundurkan Diri Jika Finish Diluar Empat Besar

Pada akhir November, banyak hal yang yang terjadi pada Manchester United dan manajer mereka David Moyes. Kemenangan 5-0 atas Bayer Leverkusen adalah kemenangan tandang terbesar United di Liga Champions sejak kemenangan dengan skor 6-0 atas Shamrock Rovers pada tahun 1957. Hasil pertandingan yang mengesankan Setan Merah adalah tak terkalahkan dalam 11 pertandingan, tapi lima hari kemudian mereka meraih hasil imbang dengan 2-2 ketika melawan Tottenham Hotspur di Liga Premier. Namun, dalam waktu empat hari, dunia telah terbalik untuk mengguncang David Moyes. Kembali mengalami kekalahan di Premier League ketika melawan mantan klubnya Everton dan Newcastle yang telah membuat Manchester United keluar dari perburuan gelar juara Liga Premier, bahkan untuk menuju posisi empat besar terlihat sulit untuk klub yang belum pernah finis di luar dari tiga posisi teratas sejak Liga Premier dibentuk pada tahun 1992.

Itu adalah rekor yang luar biasa pada akhir musim ini. Untuk dua puluh satu tahun berturut-turut, Sir Alex Ferguson memimpin United untuk meraih posisi pertama, kedua atau ketiga di setiap musim Liga Premier. Namun debut David Moyes musim ini di Old Trafford, terlihat realistis bahwa United bisa saja keluar dari posisi Liga Champions sama sekali. Ini adalah skenario terburuk untuk mantan bos Everton yang terlihat kehilangan kedalamannya atau pengaruhnya di ruang istirahat Old Trafford. Itu selalu akan memakan waktu bagi Moyes untuk menyelesaikannya, ia menggantikan seorang manajer paling sukses dalam sejarah sepakbola Inggris – tapi finis di posisi empat besar adalah mutlak harus dicapainya musim ini mengingat skuad yang dimilikinya dan anggaran yang tersedia baginya. Moyes mengambil keputusan untuk menghabiskan £ 27.5 juta pada Marouane Fellaini setelah gagal mendapatkan pemain-pemain seperti Cesc Fabregas dan Thiago Alcantara, tapi pemain internasional Belgia itu baru memainkan sedikit peran sejak kepindahannya, dan harus berjuang untuk transisi dari Everton ke Manchester United – seperti manajernya.

Masih ada banyak waktu bagi Moyes untuk menyelesaikan masalah klub dan yang terpenting adalah mengamankan posisi empat besar pada akhir musim nanti. Namun, kemungkinan itu terjadi berkurang secara signifikan setiap kali United menderita kekalahan, karena tim saingan untuk posisi empat besar semakin menjauh di atas klasemen sementara. Jika Manchester United – juara bertahan Liga Premier Inggris – finish di posisi kelima, keenam, atau lebih dari itu, sepertinya klub tidak akan memecat pelatih asal Skotlandia tersebut saat musim ini berakhir. Sebaliknya, mungkin dia harus melakukan hal yang terhormat dengan mengangkat tangannya dan mengakui ba hwa ia tidak cocok untuk pekerjaan itu.