Southampton Incar Finish Enam Besar

Southampton Incar Finish Enam Besar

Southampton Incar Finish Enam Besar

Pemain lini tengah tim nasional Inggris U 21 itu percaya dan yakin bahwa The Saints akan dapat menghentikan penampilan mereka yang buruk ketika mereka akan menghadapi Chelsea dan pemain tersebut merasa cukup baik untuk memiliki tujuan bisa lolos ke kualifikasi Eropa. James Ward Prowse yakin dan percaya bahwa klub yang dibelanya saat ini yaitu Southampton memiliki sumber daya yang cukup untuk bisa finis di posisi enam besar dalam klasemen akhir Liga Premier Inggris setelah sempat menjalani awal musim yang baik pada musim ini. The Saints bermain dengan luar biasa, hanya kalah sekali dari 11 laga pembukaan mereka, akan tetapi semenjak itu penampilan mereka terus menerus menjalani satu penurunan – hanya berhasil memperoleh lima poin dari tujuh pertandingan di bulan Desember.

Pemain yang lulusan akademi yaitu Ward – Prowse telah tampil di semua 19 pertandingan The Saints di Liga Premier Inggris pada musim ini dan pemain muda itu berpikir bahwa timnya akan segera bangkit kembali dari penampilan mereka yang buruk belakangan ini ketika melawan Chelsea pada Hari Tahun Baru. “Keindahan tahun kali ini adalah bahwa pertandingan berikutnya hanya sekitar sudut. Sebentar lagi akan ada satu kesempatan untuk bisa memperbaiki hasil ini, dimulai dengan melawan Chelsea.” “Ini adalah satu tempat yang baik untuk bisa mendorong seperti yang kami kami lakukan di tahun lalu, mudah-mudahan ke suatu tempat di posisi enam besar. Selama kami terus menerus bekerja dengan keras sesi latihan maka saya yakin bahwa aka nada kemungkinan.”

“Manajer mengatakan kepada kami setelah itu untuk terus melakukan apa yang sudah kami lakukan dan filosofi kami tidak akan pernah berubah. Langit adalah batas bagi kami.” “Kami masih punya setengah musim lagi untuk dijalani dan kami akan menghabiskan setiap hari untuk terus berusaha meningkatkan dan bertambah baik lagi.” Setelah menjalani 19 pertandingan pada musim lalu klub yang berada di pantai selatan itu masuk ek dalam zona degradasi dengan hanya memiliki 17 poin, akan tetapi hasil imbang 2-2 ketika melawan Chelsea pada bulan Januari lalu terbukti berhasil menjadi satu batu loncatan untuk bisa finis di papan tengah klasemen akhir Liga Premier Inggris.

“Satu tahun lalu dari terakhir kali kami datang ke sini, saya merasa bahwa kami jauh lebih kuat dalam cara kami menjalani pertandingan dan juga dengan bagaimana cara kami bermain.” “Pihak klub telah mengambil suatu langkah besar dalam waktu yang cukup singkat dan hal tersebut turun kepada para pemain yang bekerja dengan keras untuk tidak hanya terus berkembang menjadi satu tim sepak bola yang baik akan tetapi menjadi klub sepak bola yang baik.”