Swansea Pernah Mencoba Mendapatkan Loic Remy

Swansea Pernah Mencoba Mendapatkan Loic Remy

Swansea Pernah Mencoba Mendapatkan Loic Remy

Klub asal Wales, Swansea dikabarkan pernah ingin mencoba membawa pemain Newcastle United, Loic Remy. Pemain asal Prancis itu membuat hati manajer Swansea, Michael Laudrup kepincut untuk menduetkannya dengan pemain asal Spanyol miliknya, Michu. Pria asal Denmark itu ingin merealisasikan keinganannya itu pada musim panas lalu. pemain yang dipinjam dari Queen Park Rangers itu telah mencetak 8 gol dalam Sembilan penampilan terakhirnya untuk Newcastle United. Aksi dia sering membuat para pendukung Man United menghela nafas dalam dalam kala dia membuat lini pertahanan Man United kocar kacir. Sebagai pengganti, Swansea menganti pemain tersebut dengan pemain Vitesse Arnhem, Wilfried Bony. Pemain asal Pantai Gading itu dibeli dari klub belanda tesebut dengan nilai 12 juta pound. Selain Wilfried Bony, Michael Laudrup juga membawa Pemain Spanyol, Alvaro Vazquez dengan status pinjaman.

Michael Laudrup beralasan membeli 2 pemain yang memiliki posisi sebagai penyerang tersebut untuk meringankan tekanan dari Michu yang merupakan mesin gol Swansea musim lalu. Michael Laudrup yang berasal dari Denmark itu menyatakan bahwa peluang dia untuk mendapatakan Loic Remy sebenarnya terbuka saat klubnya Queen Park Rangers terdegradasi. Namun dengan alasan pribadi, mantan pemain klub Prancis , Marseille itu memilih untuk berlabuh ke Newcastle United yang juga menginginkan jasa pemain plontos tersebut. Newcastle United sendiri memiliki opsi pembelian secara pemain diakhir musim ini.  Michael Laudrup mengatakan “ dia benar benar pemain yang saya sukai, saya sangat suka dia. Dia adalah salah satu pemain yang saya sangat tertarik untuk mendatangkan pada musim panas lalu. Tidak ada keraguan tentang hal itu. dia adalah pemain yang saya suka. Dia memiliki segalanya.

Dia memiliki kecepatan, kualitas dan kemampuan individu.  Dia adalah salah satu pemain kunci Newcastle United. Selain dia ada rekan senegaranya, Yohan Cabaye. Mereka adalah ancama utama bagi klub klub manapun yang menghadapi Newcastle United” Sementara itu, Manajer Man United, david Moyes mengkonfirmasi kenapa Shinji Kagawa tidak dimainkan kala berhadapan dengan Newcastle United. David Moyes mengatakan bahwa pemain asal Jepang itu makan terlalu banyak yang menyebabkan  dia mengalami masalah pernapasan. David Moyes mengatakan “Shinji sangat sakit setelah pertandingan melawan Everton dan dia melakukan sedikit latihan pada hari jumat.  Dia kemudian tidak fit dan kami tidak ingin mengambil risiko dengan memainkan dia.  Itu adalah penyakit yang buruk. Dia pikir dia makan terlalu banyak dan perut dia harus dipompa, tapi saya pikir dia baik baik saja.” Pemain yang masih berusia 24 tahun itu diganti pada menit ke 58 pada pertandingan melawan Everton tetapi kemudian dia mengaku bahwa dia tidak merasa enak badan untuk kembali ke apartemennya di Cheshire.